Tak Mengapa Menepi Dulu
Tak mengapa, menepi sementara. Dari hiruk-pikuk dunia, dari belajar ilmu-ilmu yang dulu sangat semangat kau pelajari. Sebab, saat ini kau harus fokus menyembuhkan dirimu dahulu. Tak mengapa, menganggap dirimu tak seproduktif dulunya. Meninggalkan rutinitas-rutinitas yang biasa kau lakukan sebelumnya. Meninggalkan hal-hal yang kau gemari dulunya. Sebab, saat ini kau hanya ingin fokus pada kebahagiaan yang lebih hakiki. Tak mengapa, tak terlalu berinteraksi dengan banyak manusia dahulu. Tak mengapa, tak terlalu melihat kabar terbaru mereka dahulu. Sembuhkan lebih dahulu luka-luka yang kau rasakan. Fokus hanya pada hal-hal yang tak memberatkan pikiranmu. Imam al-Hasan al-Bashri rahimahullah mengatakan, “Sabarkanlah dan kuatkanlah dirimu. Kehidupan dunia hanyalah beberapa malam yang bisa dihitung. Kalian hanyalah kafilah yang sedang singgah. Hampir-hampir salah seorang di antara kalian dipanggil (untuk berangkat) lalu dia memenuhi panggilan tersebut tanpa sempat menoleh. Kembalilah kalian ...