Posts

Menjadikan Seseorang Panutan

Dan lagi, aku belajar untuk tidak memanutkan atau mengidolakan seseorang yang masih hidup.  Apalagi saat merasa mereka keren bisa seperti ini dan seperti itu, menjadikannya sebagai idola dalam hal kehidupan, dan sebagainya. Sebab manusia yang masih hidup masih bisa berubah, tak selamanya "hebat", tak selamanya seperti ekspektasi kita, mereka pasti ada kekurangan. Hanya Allah yang perfect. Dan sebaik-baiknya panutan untuk dipelajari makna hidupnya adalah orang yang sudah meninggal, karena mereka sudah tak dapat berubah lagi. Jika akhirnya tetep hebat, ya hebat. Jika dari sisi agama, tentu yang paling pantas dijadikan panutan ugama adalah Nabi Muhammad ﷺ. Kisah-kisah para Nabi & Rasul, serta sahabat mereka adalah sebaik-baiknya panutan dan idola. Dan seakrab-akrabnya aku dengan manusia atau teman, aku harus belajar juga kalau suatu saat mereka meninggalkanku (seperti yang sudah-sudah). Aku harus siap untuk sendiri, dan hanya Allah yang akan terus menemaniku. Yang pasti-past...

Tak Ada Yang Sia-Sia

Berbicara tentang takdir, tak ada yang sia-sia dari kepergian kita ke suatu tempat. Pertemuan dengan seseorang, memiliki makna tersendiri. Setiap perginya kita ke tempat baru ataupun lama, semuanya memiliki arti. Pasti ada sesuatu yang ingin Allah beritahukan. Kita bertemu, karena Allah ingin pertemukan. Semua takdir telah Allah atur, tak ada yang sia-sia. Mungkin ada faidah yang ingin Allah berikan kepada kita. Menjadikan pengalaman dan memori untuk membuat diri lebih baik. Walau hanya sebentar saja, ada sesuatu yang ingin Allah sampaikan. Apalagi jika terkait ilmu, Allah ingin kita bisa menerapkan dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sekali lagi, tak ada yang sia-sia. —Rihlatul-Amal Sabtu, 23 Oktober 2021. Di Kota Mataram.

Lingkungan & Meninggalkan Sesuatu Karena Allah

Kau tahu? Semenjak kuliah ini, aku merasakan bahwa lingkungan benar-benar berdampak besar bagi diri kita. "Kita terbentuk dari lingkungan". Saat di kampus, pembicaraanku dengan teman-teman selalu tentang dunia, mengagumi dunia, pokoknya semua hal keduniaan deh!  Tak jarang, aku pun tak dapat menahan diri mengikuti apa-apa yang mereka lakukan. Dan yang paling parah, jika sampai tergoda melakukan sesuatu yang haram karena ga enakan:( Astaghfirullah.. Ini memang memang berat, apalagi kadang, ada perbedaan pendapat karena mereka yang belum mengerti.. Teman begini.. Kita ikut begini. Teman begitu.. Kita ikut begitu. Semua tentang dunia, ada yang mudharat, sia-sia, bahkan terdapat dosanya.  Akan tetapi sebaliknya, saat kita mengajak dalam perkara akhirat, yang jelas berpahala dan bermanfaat malah tak dihiraukan, didebat, atau bahkan ditertawakan. Memang sulit.. untuk orang-orang yang masih mempertahankan hawa nafsunya pada dunia. Apalagi, jumlah pengagum dunia jauuuh lebih banyak d...

Hukum Menggunakan Menstrual Cup Dalam Islam

Dari dulu aku selalu penasaran masalah menscup, sekitar akhir SMP atau awal SMA aku baru mengetahui nya. Saat itu, informasi tentang menscup masih sangat terbatas, dan merk yang tersedia hanya yang harganya 300k ke atas.  Apalagi banyak hal yang dianggap tabu di negara ini jika menggunakan barang seperti ini.  Juga penjelasan hukum menggunakannya di Islam pun belum dibahas saat itu. Rasa cemas dan ketakutan jika memakainya terlarang, serta tidak kesiapan membuatku selalu mengurungkan niat untuk membelinya. Dan aku sangat bersyukur, alhamdulillah. Saat ini mulai banyak ulama kontemporer yang membahas perihal hal ini. Biidznillah aku bertemu di instagram tentang hukum memakainya. Kemudian keraguan-keraguan ku pun terasa surut. Memang Islam sangat mudah dan setiap masalah selalu ada solusi. Setelah ini, aku akan memakai tulisan copasan, jadi bukan tulisanku, tetapi insyaallah dari sumber yang shahih. Mari disimak... HUKUM MEMAKAI MENSTRUAL CUP Ditulis oleh: Syaikh Muhammad bin Sh...

Baiknya Allah

Allah memang sangat baik. Pertolongan demi pertolongan-Nya datang melalui orang-orang di sekitar. Allah telah menjamin rezeki tiap hamba-Nya, maka mengapa kita masih merasa tak cukup? Keinginan demi keinginan tak terasa mulai terkabulkan, bahkan di saat tidak ingat lagi kapan menginginkannya. Seberapapun kita merasa hebat dan bisa melakukan sendiri, jangan pernah lupa untuk memanjatkan doa pada Allah.  Sebab, tanpa pertolongan-Nya, kita tak mungkin dapat melalui semua ini. Sedikit saja kita lupa meminta pertolongan-Nya, maka niscaya hidup ini dapat berjalan kurang baik.  Allah sangat baik, Ia mengerti apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan. Ia tahu kapan waktu yang tepat untuk dikabulkannya doa-doa itu. Allah sangat baik, lantas masih adakah keinginan untuk memaksiati-Nya, sedangkan Ia selalu memberikan kebaikan pada diri? Ya Allah, terima kasih banyak atas segala nikmat yang kau berikan. Tanpa Mu, diri ini bukan apa-apa. —Rihlatul-Amal Kamis, 7 Oktober 2021 Di K...

Better To Not Know

Sometimes it's better to not know some of things. If it don't have any value or benefit. Just know important things that will last forever. Sometimes it's better to hiding some things, so only some people know it  Sometimes it's better to keep secrets some things so it will not causing any harm —Rihlatul-Amal Sunday, October 3, 2021 At Malang

Mungkin...

Mungkin saja orang yang dipandang buruk dan dianggap sifatnya jelek itu adalah orang yang sedang berusaha sekeras mungkin untuk berubah.  Namun, karena terlalu banyak tekanan, bullyan, ia menjadi takut dan tak berani untuk berubah.  Takut dipandang "pencitraan" atau "pura-pura baik". Jadi, jangan mudah menyimpulkan buruknya orang jika belum terlalu kenal "lebih dalam" orang tersebut. —Rihlatul-Amal 21 September 2017 Di Dompu.